Nama Sekolah : SMP Muhammadiyah 2
Karanganyar
Mata Pelajaran : Fisika
Kelas/Semester : IX
/ 5
Pertemuan ke : 1, 2, 3 dan 4
Alokasi Waktu : 8 jam pembelajaran ( 8 x
@ 40 menit)
Standar
Kompetensi : 3. Memahami konsep kelistrikan dan penerapannya
dalam kehidupan sehari-hari
Kompetensi
Dasar : 3.1 Mendeskripsikan
muatan listrik untuk memahami gejala-gejala listrik statis serta kaitannya dalam
kehidupan sehari-hari
1. Menjelaskan benda dapat bermuatan listrik bila
diperlakukan dengan cara tertentu
2. Memberi contoh peristiwa yang menghasilkan
benda yang bermuatan listrik
3.
Mendeskripsikan
sifat muatan listrik
4.
Menjelaskan
dan menformulasikan hubungan antara
besar gaya listrik dan besar muatan listrik serta jarak antara benda bermuatan
listrik
5. Memberikan contoh gejala listrik statis dan pengaruhnya dalam
kejadian sehari-hari
B.
Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat :
1.
Menjelaskan cara memberi muatan
pada suatu benda
2.
Memberikan contoh peristiwa
yang menghasilkan benda bermuatan listrik
3.
Menjelaskan sifat muatan
listrik
4.
Menjelaskan hubungan kualitatif
antara besar muatan dan jarak antar muatan terhadap gaya listrik
5.
Memformulasikan hubungan antara
besar muatan dan jarak antar muatan terhadap gaya listrik
6.
Menghitung besar gaya listrik antara dua
muatan yang berada pada jarak tertentu
7.
Memberikan contoh gejala
listrik statis kaitannya dengan kejadian sehari-hari
C.
Materi Ajar
1. Muatan listrik
2. Hukum Coulomb
3. Medan Listrik
4. Potensial Listrik
5. Penerapan Listrik statis
D.
Metode Pembelajaran
1.
Model Kooperatif learning
2.
Metode dengan diskusi informasi
dan demonstrasi
E.
Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1
Kegiatan
|
Waktu (menit)
|
||||||||||||||||
1. Pendahuluan
* Apersepsi dan Motivasi :
- Guru mengucapkan salam dan mengabsen siswa
- Mengapa potongan kertas kecil ringan bergerak ketika didekati mika
plastik yang telah digosokkan ke rambut beberapa kali?
2. Kegiatan Inti
a. Eksplorasi
Untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan
siswa tentang Listrik Statis, guru mengajukan beberapa pertanyaan sebagai berikut :
1) Sebutkan bagian penyusun atom?
-
Guru
menunjuk seorang siswa untuk mencoba menjawab pertanyaan tersebut di bawah
bimbingan guru.
-
Setelah
siswa selesai memberikan pernyataannya , guru menunjuk beberapa siswa untuk
menangapi pernyataan tersebut.
b. Elaborasi
Siswa melaksanakan diskusi-informasi dengan
penuh tanggung jawab dan disiplin tentang Atom. Guru memantau dan membimbing
serta melayani siswa di dalam diskusi kelompok
1) Siswa membentuk kelompok yang masing-masing terdiri dari 3 orang.
2) Guru mengajukan pertanyaan kepada
kelompok.
- Apa yang dimaksud dengan Atom netral,
Atom Negatif dan Atom positif?
- Interaksi apakah yang terjadi bila benda
bermuatan negatif didekatkan dengan benda bermuatan negatif?
- Interaksi apakah yang terjadi bila benda
bermuatan negatif didekatkan dengan benda bermuatan positif?
c. Konfirmasi
1) Guru meminta salah satu perwakilan
kelompok untuk memaparkan atau mempresentasikan hasil diskusi secara
komunikatif.
2) Guru memberikan tanggapan dari hasil
diskusi kelompok
3. Kegiatan Penutup
1)
Guru
dan siswa menarik kesimpulan tentang materi yang telah dipelajari.
-
Atom
netral apabila jumlah proton sama dengan jumlah elektron
-
Atom
bermuatan negatif apabila jumlah elektron lebih banyak dari jumlah proton
-
Atom
bermuatan positif apabila jumlah proton lebih banyak dari jumlah elektron
-
Atom
netral dapat menjadi bermuatan listrik jika berinteraksi dengan atom-atom
lain
-
Berikut
ini adalah hasil muatan pada benda yang telah digosok dengan benda lain
-
Muatan
listrik positif berdekatan dengan muatan listrik positif terjadi gaya
tolak-menolak
-
Muatan
listrik negatif berdekatan dengan muatan listrik negatif terjadi gaya
tolak-menolak
-
Muatan
listrik positif berdekatan dengan muatan listrik negatif terjadi gaya
tarik-menarik
2)
memberi PR ( Dapat mereview,
mengerjakan tes atau materi untuk pertemuan berikutnya)
3)
Guru mengakhiri pelajaran
dengan mengucapkan salam
|
5’
65’
10’
|
Pertemuan 2
Kegiatan
|
Waktu (menit)
|
1. Pendahuluan
* Apersepsi dan Motivasi :
- Guru mengucapkan salam dan mengabsen siswa
- Mengapa benda netral dapat menjadi benda bermuatan?
2. Kegiatan Inti
a. Eksplorasi
Untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan
siswa tentang cara pemberian muatan pada benda, guru mengajukan beberapa pertanyaan
sebagai berikut :
1) Bagaimana cara benda netral dapat
menjadi benda bermuatan?
-
Guru
menunjuk seorang siswa untuk mencoba menjawab pertanyaan tersebut di bawah
bimbingan guru.
-
Setelah
siswa selesai memberikan pernyataannya , guru menunjuk beberapa siswa untuk
menangapi pernyataan tersebut.
b.
Elaborasi
Siswa melaksanakan diskusi-informasi dengan
penuh tanggung jawab dan disiplin tentang induksi
listrik. Guru memantau dan
membimbing serta melayani siswa di dalam diskusi kelompok
1) Siswa membentuk kelompok yang masing-masing terdiri dari 3 orang.
2) Guru mengajukan pertanyaan kepada
kelompok.
- Bagaimana proses pemberian muatan pada
benda dengan cara induksi listrik?
c. Konfirmasi
1) Guru meminta salah satu perwakilan
kelompok untuk memaparkan atau mempresentasikan hasil diskusi secara
komunikatif.
2) Guru memberikan tanggapan dari hasil
diskusi kelompok
3. Kegiatan Penutup
1) Guru dan siswa menarik kesimpulan
tentang materi yang telah dipelajari.
·
Cara yang dapat dilakukan
untuk memberi muatan listrik pada benda adalah:
-
Penggosokan
-
Penyentuhan
-
Induksi listrik
·
Induksi listrik adalah
peristiwa pemisahan muatan listrik pada benda netral karena pengaruh muatan
listrik benda lain
·
Elektroskop adalah alat untuk
menyelidiki suatu benda apakah bermuatan listrik atau netral
2)
memberi PR ( Dapat mereview,
mengerjakan tes atau materi untuk pertemuan berikutnya)
3)
Guru mengakhiri pelajaran
dengan mengucapkan salam
|
5’
65’
10’
|
Pertemuan 3
Kegiatan
|
Waktu (menit)
|
1. Pendahuluan
* Apersepsi dan Motivasi :
·
Guru mengucapkan salam dan
mengabsen siswa
·
Apakah besarnya gaya tolak
atau gaya tarik benda yang bermuatan dapat dihitung?
2. Kegiatan Inti
a. Eksplorasi
Untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan
siswa tentang Gaya Coulomb, guru mengajukan beberapa pertanyaan sebagai berikut :
1) Bagaimana cara menghitung besarnya gaya
tolak menolak atau gaya tarik menarik yang dialami oleh suatu benda?
- Guru menunjuk seorang siswa untuk
mencoba menjawab pertanyaan tersebut di bawah bimbingan guru.
- Setelah siswa selesai memberikan
pernyataannya , guru menunjuk beberapa siswa untuk menangapi pernyataan tersebut.
b.
Elaborasi
Siswa melaksanakan diskusi-informasi dengan
penuh tanggung jawab dan disiplin tentang Gaya
Coulomb. Guru memantau dan
membimbing serta melayani siswa di dalam diskusi kelompok
1) Siswa membentuk kelompok yang masing-masing terdiri dari 3 orang.
2) Guru mengajukan pertanyaan kepada
kelompok.
·
Bagaimana
bunyi Hukum Coulomb?
·
Bagaimana
rumusan Hukum Coulomb?
·
Bagaimana
rumusan untuk menghitung medan listrik dan potensial listrik?
c. Konfirmasi
1) Guru meminta salah satu perwakilan
kelompok untuk memaparkan atau mempresentasikan hasil diskusi secara
komunikatif.
2) Guru memberikan tanggapan dari hasil
diskusi kelompok
3) Siswa mengerjakan soal atau evaluasi
tentang Gaya Coulomb
4) Guru mengoreksi jawaban siswa apakah sudah
benar atau belum. Jika masih terdapat siswa yang belum dapat menjawab dengan benar, guru
dapat langsung memberikan bimbingan.
3. Kegiatan Penutup
1) Guru dan siswa menarik kesimpulan
tentang materi yang telah dipelajari.
·
Bunyi hukum Coulomb : besar
·
Secara matematis dituliskan :
![]()
·
·
Secara matematis dituliskan :
![]()
·
Potensial listrik secara
matematis dituliskan :
![]()
2)
memberi PR ( Dapat mereview,
mengerjakan tes atau materi untuk pertemuan berikutnya)
3)
Guru mengakhiri pelajaran
dengan mengucapkan salam
|
5’
65’
10’
|
Pertemuan 4
Kegiatan
|
Waktu (menit)
|
1. Pendahuluan
* Apersepsi dan Motivasi :
- Guru mengucapkan salam dan mengabsen siswa
- Bagaimanakah terjadinya petir?
2. Kegiatan Inti
a. Eksplorasi
Untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan
siswa tentang penerapan konsep listrik statis, guru mengajukan beberapa
pertanyaan sebagai berikut :
1) Apa sajakah penerapan konsep listrik
statis dalam kehidupan sehari hari?
-
Guru
menunjuk seorang siswa untuk mencoba menjawab pertanyaan tersebut di bawah
bimbingan guru.
-
Setelah
siswa selesai memberikan pernyataannya , guru menunjuk beberapa siswa untuk
menangapi pernyataan tersebut.
b.
Elaborasi
Siswa melaksanakan diskusi-informasi dengan
penuh tanggung jawab dan disiplin tentang penerapan konsep listrik statis dalam kehidupan seharu hari. Guru memantau dan membimbing serta melayani
siswa di dalam diskusi kelompok
1) Siswa membentuk kelompok yang masing-masing terdiri dari 3 orang.
2) Guru mengajukan pertanyaan kepada
kelompok.
- Apa sajakah penerapan konsep listrik
statis dalam kehidupan sehari hari?
c. Konfirmasi
1) Guru meminta salah satu perwakilan
kelompok untuk memaparkan atau mempresentasikan hasil diskusi secara
komunikatif.
2) Guru memberikan tanggapan dari hasil
diskusi kelompok
3. Kegiatan Penutup
1) Guru dan siswa menarik kesimpulan
tentang materi yang telah dipelajari.
·
Penerapan listrik statis
antara lain :
-
Penggumpal asap
-
Generator Van de Graff
-
Cat semprot
-
Mesin fotocopi
·
Bahaya listrik statis antara
lain :
-
Terjadinya petir
-
Percikan api
2)
memberi PR ( Dapat mereview,
mengerjakan tes atau materi untuk pertemuan berikutnya)
3)
Guru mengakhiri pelajaran
dengan mengucapkan salam
|
5’
65’
10’
|
F.
Karakter
·
Jujur
·
Disiplin
·
Kerja
keras
·
Mandiri
·
Rasa ingin tahu
·
Tanggung
jawab
G.
Alat , Bahan dan sumber belajar
1. Sumber
Belajar
a. Buku Fisika kelas IX
b. LKS
H.
Penilaian
1.
Teknik penilaian : Tes tertulis
2.
Bentuk instrumen: Pilihan ganda
Mengetahui Karanganyar, 17 Juli 2017
Kepala
SMP Muhammadiyah 2 Karanganyar Guru Mata Pelajaran
Dra. Sulastri Sri Puji Rahayu, S.Pd
0 komentar:
Posting Komentar